Tim Bergling, atau yang lebih dikenal dengan nama panggungnya, Avicii, merupakan seorang DJ, remixer, dan produser musik asal Swedia. Tahun 2012 dan 2013 silam ia masuk urutan 3 besar DJ terbaik di dunia versi sebuah majalah DJ tahunan. Avicii sudah dua kali mamsuk nominasi Grammy Award. Berikut 6 Fakta tentang meninggalnya avicii yang belum diketahui semua orang:
1.Miliki Riwayat Kesehatan Buruk
Penyebab kematiannya sendiri masih belum diketahui, namun banyak para penggemar yang menebak jika kematian Avicii masih berkaitan dengan kondisi kesehatannya. Seperti diketahui, pada tahun 2016 lalu, DJ dan produser ini umumkan pensiun dari tur karena kondisi kesehatannya.
2. Tak Mau Operasi
Dokter menyarankan DJ Avicii melakukan operasi pengangkatan kantung empedu, tapi ditolak oleh pria bernama asli Tim Bergling ini.
3. Usus Buntu Pecah
Masalah kesehatan ini kemudian meledak pada 2014. Kala itu ia dilarikan ke rumah sakit di Miami karena saluran empedu yang tersumbat. Padahal, DJ Avicii sudah berhenti minum alkohol. Dari sini, terungkap bahwa masalah pankreasnya kambuh. Tak hanya itu, usus buntunya pun pecah. Dia langsung menjalani operasi pengangkatan usus buntu dan kantung empedu.
4. Pensiun Dini
Sejak akhir 2014, Avicii mulai membatalkan sejumlah penampilan panggungnya. Bahkan pada 2015, ia memundurkan semua jadwal manggungnya selama setahun. Akhirnya, pada 2016 ia melakukan penampilan terakhirnya di Ushuaia Ibiza, Spanyol. "Aku tak akan melepaskan musik - aku akan terus bersuara kepada para penggemarku melaluinya, tapi aku memutuskan bahwa tahun 2016 ini adalah tur dan penampilan terakhirku. Mari membuatnya meledak!" tulis Avicii dalam pengumuman konser terakhirnya kala itu.
5. Mempunyai Badan Amal
Avicii termasuk musisi yang peduli dengan sesama. Saat mulai tenar, Avicii membuat badan amal untuk mengentaskan kelaparan di seluruh dunia. Badan amal Avicii ini berkonsentrasi untuk membantu negara-negara di Afrika.
6.Konsumsi Alkohol Berlebihan
Dilansir dari drinkaware, pankreatitis merupakan kondisi dimana pankreas mengalami peradangan dan sel-selnya rusak. Minum berlebihan dapat menjadi penyebab pankreatitis. Ada dua jenis pankreatitis, yaitu pankreatitis akut, seperti yang diderita Avicii, dan juga pankreatitis kronis. Sebagian besar kasus pada pankreatitis akut terjadi dengan sangat cepat. Pankreas Anda awalnya akan meradang selama beberapa hari. Setelah itu, enzim yang terdapat dalam pankreas Anda akan masuk ke aliran darah dan memicu masalah kesehatan yang lebih serius, seperti gagal ginjal. Pankreatitis akut adalah kondisi yang tidak biasa. Konsumsi alkohol berlebihan selama lima sampai sepuluh tahun biasanya akan berdampak awal pada kesehatan melalui pankreatitis akut. Dan jika kebiasaan tersebut berlanjut, pankreatitis dapat berkembang menjadi pankreatitis kronis.


No comments:
Post a Comment